Socamedia - Taking Back Sunday in Jakarta 2019

Taking Back Sunday in Jakarta 2019

Semua anak muda, khususnya yang lahir pada tahun 90an pasti pernah dan memunyai ikatan dengan kata "emo". Ya, "emo" berakar dari kata emotional yang berasosiasi pada perasaan manusia. Emo pada periode 2000an marak digunakan pada bentuk aliran musik rock. Emo identik dengan musik yang berlirik puitis, melankolis, berarti dalam, mengandung banyak kemarahan dan kesedihan tentang kematian, keinginan untuk bunuh diri, ditinggal kekasih, hidup yang susah atau tentang keluarga yang broken home.

Lirik-lirik tadi biasanya disuarakan dengan teriakan yang keras, yang menggambarkan kesedihan mereka. Band-band emo banyak menggunakan suara-suara gitar yang kompleks dalam lagu mereka, namun tidak jarang yang hanya menggunakan gitar akustik saja.
Dibanding musik punk, musik emo seringkali lebih soft dan lambat, atau musik emo mirip dengan musik pop-punk namun sedikit lebih rumit. Ciri khas dari aliran ini yaitu teriakan atau growl yang keras dari vokalisnya untuk lebih mendapatkan soul emosional dari lagu yang mereka bawakan. Salah satu band yang cukup terkenal dan akan datang ke Jakarta adalah Taking Back Sunday.

Mengawali awal kancah bermusik pada tahun 1999, Taking Back Sunday kali ini hadir dalam world tour 2019 untuk merayakan 20 tahun perjalanannya. Sejumlah negara di Asia Tenggara disambangi oleh mereka, mulai dari Singapura, Jepang, Filipina dan Indonesia. Tak hanya itu, mereka juga telah menyiapkan beberapa lagu baru yang dikompilasikan dalam album bertajuk “Twenty” yang menghadirkan lagu seperti “All Ready To Go” yang menghadirkan grafik animasi bernuansa pink dan blue navy.

Tennis Indoor Senayan akan dipadati oleh ribuan penggemar yang sudah tak sabar untuk menyaksikan band-band rock papan atas sambil merayakan anniversary Taking Back Sunday ke-20 yang akan dibuka oleh penampilan The Sigit dan dilanjutkan oleh PADI Reborn. ​“Pada dasarnya sih kita excited banget buat main di panggung yang
sama dengan band sekelas Taking Back Sunday dan PADI Reborn, karena kan mereka berdua udah legend banget dan kita juga dengerin lagu-lagu mereka,” ujar Rekti, vokalis The SIGIT. Gitaris PADI Reborn, Piyu, menyatakan bahwa penampilan bandnya di festival Rock N’ Sound merupakan momen yang sangat pas. “Pas banget sih Taking Back Sunday ke Jakarta untuk merayakan ulang tahun mereka yang ke-20, spirit nya sama-samamerayakan eksistensi yang udah berjalan dari dulu lah,” ujar Piyu.

Seperti yang dijelaskan tadi, Taking Back Sunday memulai world tur nya dari Australia dan akan mengunjungi Jakarta pada Januari. “We will be playing the entire Tell All Your Friends in full swing and will try to fit as many songs off our catalogue in the past twenty years we’ve been a band, so it excites me to be in Jakarta while we’re doing an Album Play Tour because it’s not something you can always get,” kata Adam Lazzara, vokalis Taking Back Sunday.

Menurut pihak promotor, ada sebuah alasan menarik dibalik pemilihan lokasi konser, “MyWill Entertainment sendiri memilih Tennis Indoor Senayan sebagai venue Rock N’ Sound 2019 karena tempat ini udah jadi saksi masa jaya konser di Indonesia, lebih spesifiknya di Jakarta,” ujar Willy Hidayat CEO dari MyWill Entertainment.
Author

Soca Editorial

Related Artikel