Socamedia - Strategi Marketing dengan Fotografi

Strategi Marketing dengan Fotografi

Seiring dengan perkembangan industri yang semakin luas dan banyak diminati saat ini, industri fashion menjadi hal yang tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan manusia sehari – harinya. Hal ini dikarenakan pola hidup manusia modern yang silih berganti untuk mengikuti tren masa kini. Perkembangan industri fashion di Indonesia juga sangat terasa dengan ditandai dengan semakin banyak munculnya brand fashion lokal yang memiliki kualitas serta kredibilitas yang tidak kalah jauh dengan brand fashion internasional. Hal ini tentunya melibatkan bidang lain seperti fotografi dalam hal keperluan promosi dan menambah value pada sebuah brand.

Fotografi merupakan salah satu media yang tepat untuk digunakan dalam melakukan kegiatan promosi produk, yang mana dalam promosi tersebut image produk yang paling ditonjolkan. Bagaimanapun juga fotografi merupakan daya tarik yang dapat dengan cepat ditangkap oleh indera penglihatan, tanpa harus melelahkan pikiran, sehingga khalayak dapat langsung mengerti isi pesan yang hendak disampaikan. Selain itu fotografi juga merupakan penjelasan secara global atas karakteristik dari produk yang akan dijual dan merupakan penghubung antara isi dan bentuk visual, karena fotografi mempunyai sifat menggambarkan sebenar-benarnya dari suatu obyek .

Fotografi sebagai media promosi diartikan bahwa fotografi dipakai sebagai Ilustrasi (menjelaskan, menggambarkan) dan bisa diaplikasikan pada media apa saja, tetapi dalam konteks ini, fotografi diaplikasikan pada media cetak poster dengan didukung oleh unsur-unsur Grafis seperti tipografi, warna dan elemen-elemen pendukung lainnya. Selain itu fotografi tersebut juga bisa diaplikasikan ke dalam bentuk media cetak seperti kartu pos, media ini dirasa  paling efektif karena lebih bisa menjangkau ke dalam lingkup yang luas dan tersebar sehingga fungsi dari promosi produksi akan lebih diterima oleh masyarakat. Salah satu brand yang menggunakan fotografi sebagai media promosinya yaitu Pattent Goods dan Dekade Time.

Berdasarkan wawancara dengan Reihan Hidayah, pendiri dan juga fotografer dari Pattent Goods, fotografi menjadi salah satu strategi marketing pada saat ini. Menurut Reihan, hal ini disebabkan secara produk visual fotografi mampu “berbicara” banyak tanpa adanya narasi – narasi lain. Selaras dengan pernyataan Reihan, berkembangnya wacana desain dan tentunya industri kreatif membuat karya fotografi dapat memiliki nilai komunikasi, ketika dalam penampilan subjeknya digunakan sebagai media penyampai pesan, atau ide yang terekspresikan kepada apresiator, sehingga terjadi proses komunikasi.

Untuk merancang karya foto komersial, seorang fotografer dituntut untuk dapat menganalisis makna dan simbol pada karya fotonya, agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik kepada para audience, sehingga tidak menimbulkan persepsi yang berbeda. Atas dasar itulah Pattent Goods berusaha membuat foto yang se “natural” mungkin agar  tidak terjadi salah intepretasi kepada produk dan momen yang mereka angkat pada visual foto mereka. Kebanyakan foto yang dihasilkan oleh Pattent goods bisa dikatakan bergaya Folk Photography yang banyak mengangkat interaksi antara manusia dan alam. Meningkatnya popularitas genre tersebut dipicu makin banyaknya penggiat hobi traveler di Indonesia. 

Meningkatkan Penjualan

Reihan mengatakan dengan adanya fotografi sangat membantu penjualan dan pemasaran. Kebanyakan customer terbantu oleh adanya foto sehingga lebih mudah melihat dan memilih produk yang mereka inginkan. Hal ini menegaskan peran fotografi menjadi sangat penting dalam strategi marketing. Selaras dengan Reihan, Bintang Mushadiq dari Dekade Time menambahkan strategi endorsement juga menjadi salah satu yang berperan dalam meningkatkan penjulan.

Endorsement adalah pemberian dukungan terhadap seseorang atau sesuatu yang mengandung unsur promosi. Cara endorsement biasanya adalah pihak yang melakukan jasa endorsement memakai, menggunakan, dan mengonsumsi produk/jasa pihak yang membutuhkan endorsement. Di dalam endorsement sendiri mengandung kegiatan komunikasi bisnis karena adanya pertukaran informasi yang dilakukan oleh endorser (orang yang melakukan kegiatan endorsement) terhadap orang banyak. Selain itu produk akan dapat dikenal dengan mudah oleh masyarakat melalui informasi yang disampaikan oleh endorser.

Atas dasar itu juga Pattent Goods dan Dekade Time selalu memberi sebuah tuntunan kepada orang yang mereka endorse terutama permasalahan fotografi. Hal ini disebabkan agar foto yang dihasilkan sesuai tema atau edisi yang mereka tetapkan, sehingga personal branding mereka tetap terjaga.

Author

Soca Editorial

Related Artikel